Category: larutan

Klasifikasi pelarut

Klasifikasi pelarut

Klasifikasi Pelarut dapat dilakukan  sebagai berikut: 1. Pelarut aprotik Pelarut ini tidak menerima maupun memberi proton dan dalam keadaan ini bersifat netral, tidak bereaksi, tetapan dielektriknya rendah, tidak terurai menjadi ion-ion dalam sistem pelarut, hingga ia tidak bereaksi baik dengan asam maupun basa.  Contohnya :  kloroform, toluen, CCl4, hidrokarbon.  Pelarut aprotik berguna unutuk mempelajari reaksi asam dan basa yang bebas [...]

Read more ›
Elektrolit

Elektrolit

Istilah elektrolit terdapat pada bab larutan yang menggambarkan sifat penghantaran listrik dari larutan tersebut. Seperti kita pelajari dalam fisika kalau arus listrik dapat mengalir atau dihantarkan pada suatu larutan. Contoh sehari-hari yang menggunakan teori ini adalah proses menangkap ikan dengan menggunakan listrik. Berdasarkan daya hantar listriknya (daya ionisasinya), larutan dibedakan dalam dua macam, yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. [...]

Read more ›

Sifat Air

Air memiliki beberapa sifat yang unik sehingga dapat menjadi senyawa yang paling penting dalam kehidupan di muka bumi ini, diantaranya : Pelarut yang hebat, karena dibentuk oleh 2 hidrogen dan satu oksigen dengan ikatan kovalen polar, memungkinkan untuk melarutkan ion-ion dengan cara Incoming search terms:sifat air (1843)sifat-sifat air (858)suhu air normal (69)Sifat – sifat air (62)senyawa air (62)suhu normal air [...]

Read more ›

Macam-macam larutan penyangga

Larutan penyangga asam Larutan ini dapat mempertahankan pH pada daerah asam (pH < 7). Larutan penyangga asam terdiri dari asam lemah (HA) dan basa konjugasinya (A – ). Larutan ini dapat dibuat dengan mencampurkan larutan asam lemah dengan garamnya. Contoh, larutan penyangga dari campuran asam asetat dengan natrium asetat. Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut Incoming search terms:larutan penyangga (2870)macam-macam larutan [...]

Read more ›

Prinsip kerja larutan penyangga

Sebenarnya penambahan sedikit asam, basa, atau pengenceran pada larutan penyangga menimbulkan sedikit perubahan pH (tetapi besar perubahan pH sangatlah kecil) sehingga pH larutan dianggap tidak bertambah atau pH tetap pada kisarannya. Namun, jika asam atau basa ditambahkan ke larutan bukan penyangga maka perubahan pH larutan akan sangat mencolok. Prinsip kerja dari larutan penyangga yang dapat mempertahankan harga pH pada kisarannya [...]

Read more ›

Garam itu bukan hanya NaCl

Bicara garam pastinya inget garam dapur yang rasanya asin dan sangat berguna untuk makanan  yang juga merupakan senyawa paling populer NaCl. Tapi secara teoritis ternyata garam adalah suatu golongan senyawa yang jumlahnya sangat banyak bahkan mungkin bisa disebut jumlahnya tidak terbatas. Bisa dikatakan tidak terbatas karena garam adalah senyawa gabungan antara sisa asam dan sisa basa, atau bahasa sederhananya adalah [...]

Read more ›

Bagaimana garam larut dalam air??

ada satu pertanyaan yang dulu pernah muncul di pikiran, yaitu : “Kenapa kalau garam dapur dimasukkan ke dalam air, kok bisa hilang atau tidak terlihat lagi padahal asalnya kan bisa kelihatan? Asalnya ada satu sendok penuh kristal, tapi ketika dimasukkan ke air lha kok tidak ada satupun kristal itu?” pertanyaan itu baru bisa terjawab setelah bertahun-tahun kemudian, oh… ternyata begitu [...]

Read more ›