Golongan VIIA

Salah satu golongan penting dalam susunan berkala unsur adalah golongan VIIA yang diberi nama “halogen”. Golongan VIIA perlu untuk diingat atau dihapal karena merupakan unsur-unsur yang banyak membentuk persenyawaan di alam atau senyawa di laboratorium.

Halogen memiliki arti “pembentuk garam”, di alam unsur-unsur ini banyak ditemukan dalam bentuk garam.

Unsur-unsur halogen semuanya berwarna, pada suhu kamar mempunyai wujud yang berbeda-beda.

Dengan tujuh elektron pada kulit terluar, menyebabkan halogen sangat reaktif sehingga di alam selalu ada dalam bentuk persenyawaan.

Fluorida

F

1s2 2s2 2p5 2 7
Klorida

Cl

1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 2 8 7
Bromida

Br

1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p5 2 8 18 7
Iodida

I

1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p5 2 8 18 18 7

 

elektron valensi golongan VIIA

 

 

 

 

 

 

 

Sifat Fisik Golongan VIIA

Semakin ke bawah titik didih dan titik lelehnya akan semakin tinggi. Kecuali pada HF, yang mempunyai titik didih tertinggi karena adanya ikatan hidrogen

Berdasarkan berat jenis brom dan iod jauh lebih besar daripada fluor dan klor sebab:

  • F dan Cl berwujud gas
  • Br berwujud cair
  • I berwujud padat

Semua halogen mempunyai bau yang menyengat.

Dalam suatu golongan, semakin ke bawah, kelarutan halogen dalam air semakin berkurang

Contoh:

  • F tidak dapat disimpan dalam air karena mengoksidasi air.
  • I sukar larut dalam air. Maka,ditambahkan garam KI dalam air untuk memudahkan yodium larut dalam air.

Kereaktifan Golongan VIIA

 

Unsur-unsur halogen merupakan unsur gol VIIA (elektron valensi 7) Unsur –unsur halogen akan membentuk susunan yang stabil dengan menangkap 1 elektron.

Dalam satu golongan, semakin ke atas, akan semakin mudah menangkap elektron (mudah mengalami reduksi). Karena itu, unsur halogen merupakan oksidator yang kuat.

Unsur halogen selalu dalam bentuk molekul diatomik (tersusun dari 2 atom) yang sangat reaktif terhadap unsur logam (membentuk garam) maupun non logam (membentuk senyawa logam).

ikatan halogen

Reaktifitas halogen menurun pada unsur yang memiliki jari-jari atom besar. Hal ini disebabkan oleh daya tarik dari inti (positif) terhadap elektron terluar makin kuat bila jari-jari kecil dan daya tarik melemah bila jari-jari membesar.

elektronegativitas golongan VIIA

Persenyawaan:

Unsur halogen dapat membentuk persenyawaan dengan unsur logam melalui ikatan ionik dimana halogen akan menangkap satu elektron yang dilepaskan oleh unsur logam. Apabila berikatan dengan unsur non logam jenis ikatan yang terbentuk adalah ikatan kovalen dengan halogen memberikan satu elektron untuk dipergunakan bersama.

persenyawaan halogen

Incoming search terms:

  • golongan viia (167)
  • golongan 7a (137)
  • golongan VII A (107)
  • kimia golongan 7a (43)
  • unsur golongan 7a (29)
  • unsur kimia golongan viia (25)
  • Golongan VIIA Halogen (24)
Jika anda suka? Share it:

Leave a Comment