Jenis Antibodi Monoklonal Untuk Kanker

kerja rituxan Antibodi Monoklonal Murni.

Antibodi monoklonal murni adalah antibodi yang penggunaanya tanpa dikombinasikan dengan obat lain atau material radioaktif. Antibodi murni akan mengikatkan pada antigen spesifik yang dimiliki sel-sel kanker dengan berbagai cara. Misalnya, memberi tanda pada sel kanker agar bisa dikenali dan dirusak oleh sistem imun tubuh. Cara lain dengan mengikatkan diri pada antigen tertentu yang disebut reseptor, tempat di mana molekul-molekul yang berfungsi menstimulasi pertumbuhan sel kanker juga akan mengikatkan diri. Dengan menghambat molekul-molekul pertumbuhan untuk tidak mengikatkan diri, maka antibodi monoklonal ini sama saja mencegah sel kanker untuk tumbuh dengan cepat.

Beberapa contoh Antibodi monoklonal murni yang sudah disetujui FDA, diantaranya :

a. Tuximab (Rituxan). Rituximab digunakan untuk terapi sel B pada non-Hodgkin lymphoma. Agen ini merupakan antibodi monoklonal dengan sasaran antigen CD20, yang ditemukan pada sel B. rituxan

b. Trastuzumab (Herceptin): Trastuzumab adalah antibodi yang menyerang protein HER2. Protein ini terlihat dalam jumlah besar pada sel-sel beberapa kasus kanker payudara. Agen ini disetujui untuk pengobatan tahap lanjut kanker payudara.

c. Alemtuzumab (Campath): Alemtuzumab merupakan antibodi yang menyerang antigen CD52, yang terlihat pada sel B maupun sel T. Agen ini digunakan untuk terapi B cell lymphocytic leukemia (B-CLL) kronik yang sudah mendapat kemoterapi.

d. Cetuximab (Erbitux): Cetuximab, antibodi dengan sasaran protein EGFR (epidermal growth factor receptors). EFGR nampak dalam jumlah besar pada beberapa sel kanker. Agen ini digunakan berbarengan dengan obat kemoterapi irinotecan untuk kanker kolorektal stadium lanjut. Selain itu juga digunakan untuk terapi kanker leher dan kepala yang tidak bisa diselesaikan dengan bedah.

e. Bevacizumab (Avastin): Bevacizumab bekerja melawan protein VEGF (Vascular Endhotelial Growth Factor) yang normalnya membantu tumor membangun jaringan pembuluh darah baru (proses angiogenesis) sebagai satu cara mendapatkan oksigen dan nutrisi. Terapi anti-angiogenesis ini digunakan bersama-sama dengan kemoterapi untuk terapi kanker kolorektal metastatik.

Antibodi Monoklonal Kombinasi

Antibodi Monoklonal Kombinasi adalah antibodi yang dikombinasikan dengan berbagai jenis obat, toksin, dan materi-materi radioaktif. Obat ini hanya berperan sebagai “pengantar” yang akan mengantarkan substansi-substansi obat, racun, dan materi radioaktif, menuju langsung ke sasaran yakni sel-sel kanker. Antibodi monoklonal jenis ini akan berkeliling ke seluruh bagian tubuh sampai ia berhasil menemukan sel kanker yang cocok dengan antigen yang ia bawa. Agen ini kemudian akan menghantarkan racun di tempat paling krusial, namun hebatnya, ia bisa meminimalkan dosis pada sel normal untuk menghindari kerusakan di seluruh bagian tubuh. Antibodi monoklonal yang dikombinasikan dengan partikel radioaktif disebut radiolabeled, dan tipe terapi ini sering juga disebut radioimmunotherapy (RIT). Pada 2002, FDA menyetujui radiolabeled pertama yang boleh digunakan untuk terapi kanker (tak hanya untuk uji klinis) yakni Ibritumomab tiuxetan (Zevalin). Obat ini digunakan untuk terapi kanker B lymphocytes.

 

Disusun oleh :

Rianingsih Dwi Astuti   —  STFI

Incoming search terms:

  • antibodi monoklonal (476)
  • bioteknologi antibodi monoklonal (15)
  • contoh antibodi monoklonal (15)
  • antibodi monoklonal ppt (13)
  • cara kerja antibodi monoklonal (7)
  • jenis jenis antibodi monoklonal (4)
  • jenis obat antibodi (2)
Jika anda suka? Share it:

Leave a Comment