Kalibrasi Buret

Prosedur:

  1. Timbang 10 buah botol timbang bertutup.
  2. Isi buret bersih dengan air murni yang telah diukur temperaturnya. Kemudian buret ini ditempatkan pada statif dengan posisi tegak lurus, dan keluarkan air sampai meniskusnya menyinggung tanda batas nol.
  3. Alirkan 5 mL air secara perlahan (30 detik), tampung dalam botol timbang yang telah diketahui massanya, dan tutup. Tunggu 30 detik lagi dan baca meniskusnya.
  4. Isi buret hingga titik nol, dan alirkan air sebanyak 10 mL. Tampung dalam botol timbang kedua. Baca meniskusnya.
  5. Ulangi pengerjaan di atas untuk volume 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45, dan 50 mL.
  6. Timbang setiap botol timbang yang berisi air tersebut dan hitung volume pipet dengan menggunakan tabel koreksi suhu air, menurut rumus:

        Volume = (A –B + x) – y = Z mL.

  7. Baca faktor koreksi dari tiap-tiap volume di atas.

    Koreksi = vol (hitung ) – vol. (baca)

  8. Buatlah tabel dengan tiga kolom untuk volume dibaca: volume dihitung; dan koreksi.
  9. Gambarkan grafik di atas kertas mm blok dengan menempatkan volume sebagai fungsi dari koreksi.
  10. Apabila koreksi rata-rata dari tiap titik tidak lebih besar dari 0,04 mL, maka buret tersebut memenuhi syarat untuk dipakai.

 

Created: Ghani Sinaga — STFI

Incoming search terms:

  • kalibrasi buret (978)
  • buret (891)
  • statif kimia (134)
  • fungsi buret (96)
  • cara kalibrasi buret (88)
  • statif (66)
  • cara membaca buret (63)
Jika anda suka? Share it:

Leave a Comment