mekanisme absorpsi

Kemana sebenernya sinar yang masuk ke sample?

sempet saya bingung berpikir pertanyaan itu, karena di buku-buku hanya tuliskan “ sinar masuk dari monokromator melalui sampel dan sisa sinar yang tidak diserap oleh sampel dibaca oleh detektor” lha…. trus bagaimana sampel bisa menyerap sinar? ditelen?

ternyata pertanyaan itu ada hubungannya dengan eksitasi elektron yang gambarnya selalu muncul disetiap bahasan spektro uv vis dan emang rada menakutkan kalau belum paham, apa sih sebenernya hubungan gambar ini dengan absorpsi cahaya??

rupanya cahaya yang disebut terabsorpsi itu sebenernya adalah “terpakai” untuk mengeksitasi, artinya ketika cahaya yang berupa energi itu masuk ke kuvet yang berisi sampel dan terdapat elektron yang tidak terikat kuat (berasal dari kromofor atau ausokrom) maka cahaya (energi) tersebut akan digunakan untuk mengeksitasi elektron tersebut. Gambarnya seperti disebelah
eksitasi

Jumlah cahaya yang dipakai untuk mengeksitasi tentunya tergantung dari banyaknya jumlah elektron yang bisa dieksitasi, makin sedikit elektron (panjang gelombang besar) maka energi yang dipakai juga sedikit, yang paling sedikit tentunya hanya warna merah yang terpakai. Nah sisa dari cahaya yang tidak terpakai kemudian diteruskan dan dibaca jumlahnya oleh detektor.

karenanya bila sample berkonsentrasi tinggi, maka tidak ada cahaya yang diteruskan, karena pada larutan berkonsetrasi tinggi jumlah elektron yang bisa tereksitasi sangat banyak, jadinya mungkin akan menghabiskan seluruh cahaya (energi) yang ada.

beres deh….

Incoming search terms:

  • cara kerja spektrometer (173)
  • cara penggunaan spektrofotometer (105)
  • Absorpsi cahaya (70)
  • cara kerja spektofotometer (61)
  • cara kerja spektrofotometer UV (47)
  • prosedur kerja spektrofotometer (46)
  • cara kerja spektrofotometri uv (42)
Jika anda suka? Share it:

1 Comment

  1. anissa says:

    makasih atas penjelasannya, membantu sekali dalam tugas :)

Leave a Comment