TE vs TAT

Dalam proses analisis volumetri atau titrasi pasti akan ditemui dua istilah penting yang selalu terpisah (tidak pernah berdampingan), yaitu “titik ekuivalen” dan “titik akhir titrasi”.

Benar mereka selalu akan muncul dalam tiap proses titrasi tapi sayangnya mereka tidak pernah hadir secara bersamaan tetapi hadir secara beriringan. Dan bisa dipastikan kalau TE akan selalu hadir lebih dulu baru disusul oleh TAT.

Titik ekuivalen (TE) adalah angka atau volume yang menjadi tujuan utama dalam titrasi, yup… seharusnya angka TE ini yang menjadi angka perhitungan, tapi sayangnya angka ini tidak dapat diperoleh secara manual atau dalam titrasi biasa maksudnya tidak bisa diamati. Jadi ya.. angka ini hanya teoritis pada akhirnya.

Nah yang bisa diamati hanyalah Titik Akhir Titrasi (TAT), yaitu dengan cara perubahan warna dari indicator, atau dalam pekerjaan saat larutan sample dalam Erlenmeyer berubah warna.

Kenapa seharusnya TE yang ada dihitungan? Karena TE adalah jumlah titran (yang diburet) yang equivalen (tepat) bereaksi dengan sample. Jadi seharusnya angka/volume ini yang dihitung, tapi karena tidak ada indicator yang bisa menunjukkan kejadian ini makanya tidak dapat ditentukan. Kecuali menggunakan metoda potensiometri

Sementara TAT adalah saat dimana indicator berubah warna, dan perubahan ini akan terjadi bila dalam Erlenmeyer terdapat titran yang berlebih. Titran bisa berlebih karena sample sudah tidak ada lagi (habis bereaksi) atau dengan kata lain TE sudah tercapai. Kelebihan titran ini tidak boleh banyak bahkan harus sangat sedikit.

Perbedaan TAT dengan TE haruslah sangat dekat, idealnya memang berimpit tapi itukan tidak mungkin, jadi yang deket banget lah… indikasinya perubahan warna indicator sangat tipis jangan sampai berwarna tua.

Jadi bagaimanapun TE vs TAT tidak pernah terjadi secara langsung karena mereka tidak pernah ketemu…

Incoming search terms:

  • titik akhir titrasi (1155)
  • titik ekivalen (858)
  • TITIK EKUIVALEN (423)
  • titik ekivalen titrasi (361)
  • titik ekivalen adalah (298)
  • titik akhir titrasi dan titik ekivalen (178)
  • titik ekivalen dan titik akhir titrasi (175)
Jika anda suka? Share it:

1 Comment

  1. Hasram says:

    Nh c udh bsa.tpi Sya blum bsa mengerti btul.

Leave a Comment