Titrasi Balik

Titrasi balik yang banyak digunakan adalah Titrasi  argentometri metoda Volhard, dimana Perak nitrat (AgNO3) sebagai baku sekunder tidak dipakai sebagai titran melainkan sebagai analit.

Kejadian ini dilakukan karena pada pekerjaannya perak nitrat ditambahkan secara berlebih kedalam sampel sehingga sample akan habis bereaksi dan perak nitrat masih terdapat dalam campuran (berlebih). Sisa AgNO3 selanjutnya dititrasi kembali dengan ammonium tiosianat menggunakan indikator besi(III) ammonium sulfat.

Contoh reaksi yang terjadi pada penentuan ion klorida dengan cara titrasi kembali adalah sebagai berikut:

 

AgNO3 (berlebih) + Cl-  ? AgCl(g) + NO3-

Sisa AgNO3 + NH4SCN  ?  AgSCN(s) + NH4NO3

3NH4SCN + FeNH4(SO4)2 ?  Fe(SCN)3 merah + 2(NH4)2SO4

Titrasi balik dipakai untuk senyawa yang bereaksi secara lambat, bisa dibayangkan kalau dalam proses titrasi analit dan titran bereaksi lambat….sementara goyangan tidak boleh berhenti, jadinya seluruh badan yang bergoyang, jadi konser dangdut kan…

Selain itu untuk senyawa yang tidak memiliki indicator yang cocok, artinya tidak ada indicator yang berubah warna pada titik akhir titrasi.

Incoming search terms:

  • titrasi kembali (55)
  • titrasi balik adalah (17)
  • titrasi kembali adalah (9)
  • pengertian titrasi kembali (5)
  • contoh titrasi kembali (3)
  • soal dan pembahasan titrasi redoks (2)
  • titrasi kembali asam basa (1)
Jika anda suka? Share it:

Leave a Comment